>

Rabu, 18 Juli 2012

Penjelasan NAT

1) PENGERTIAN NAT

Alamat IP

Saat ini, protokol IP yang banyak digunakan adalah IP versi 4 (IPv4). Dengan panjang alamat 4 byte berarti terdapat 2 pangkat 32 = 4.294.967.296 alamat IP yang tersedia. Jumlah ini secara teoretis adalah jumlah komputer yang dapat langsung koneksi ke internet. Karena keterbatasan inilah sebagian besar ISP (Internet Service Provider) hanya akan mengalokasikan satu alamat untuk satu pengguna dan alamat ini bersifat dinamik, dalam arti alamat IP yang diberikan akan berbeda setiap kali user melakukan koneksi ke internet. Hal ini akan menyulitkan untuk bisnis golongan menengah ke bawah. Di satu sisi mereka membutuhkan banyak komputer yang terkoneksi ke internet, akan tetapi di sisi lain hanya tersedia satu alamat IP yang berarti hanya ada satu komputer yang bisa terkoneksi ke internet. Hal ini bisa diatasi dengan metode NAT. Dengan NAT gateway yang dijalankan di salah satu komputer, satu alamat IP tersebut dapat dibagi ke beberapa komputer yang lain dan mereka bisa melakukan koneksi ke internet secara bersamaan.

Keamanan

Ketika suatu komputer terkoneksi ke internet, komputer tersebut tidak saja dapat mengakses, misalnya ke server suatu situs tertentu, tetapi komputer tersebut juga sangat mungkin untuk diakses oleh komputer lain yang juga terkoneksi ke internet. Jika disalahgunakan, hal tersebut bisa sangat berbahaya. Data-data penting bisa saja dilihat atau bahkan dicuri oleh orang yang tak bertanggungjawab. NAT secara otomatis akan memberikan proteksi seperti halnya firewall dengan hanya mengizinkan koneksi yang berasal dari dalam jaringan. Hal ini berarti tingkat keamanan suatu jaringan akan meningkat, karena kemungkinan koneksi dari luar ke dalam jaringan menjadi relatif sangat kecil.

 Administrasi Jaringan

Dengan NAT, suatu jaringan yang besar dapat dipecah-pecah menjadi jaringan yang lebih kecil. Bagian-bagian kecil tersebut masing-masing memiliki satu alamat IP, sehingga dapat menambahkan atau mengurangi jumlah komputer tanpa memengaruhi jaringan secara keseluruhan. Selain itu, pada gateway NAT modern terdapat server DHCP yang dapat mengkonfigurasi komputer client secara otomatis. Hal ini sangat menguntungkan bagi admin jaringan karena untuk mengubah konfigurasi jaringan, admin hanya perlu mengubah pada komputer server dan perubahan ini akan terjadi pada semua komputer client. Selain itu gateway NAT mampu membatasi akses ke internet, juga mampu mencatat semua traffic, dari dan ke internet. Secara keseluruhan, dengan segala kelebihan gateway NAT tersebut, admin jaringan akan sangat terbantu dalam melakukan tugas-tugasnya.

 

Jenis-jenis NAT

1)      Full cone NAT



2)       Restricted cone NAT



3)       Port restricted cone NAT



4)      Symmetric NAT



2) KONFIGURASI NAT
  Network Address Translation adalah suatu cara untuk menghubungkan jaringan private ke internet menggunakan satu IP public. Tulisan ini akan menjelaskan cara mengkonfigurasi NAT menggunakan Cisco 3640.
   Konfigurasi jadingan adalah:
  1. FastEthernet1 (f1/0) dengan IP 192.168.0.1. Interface ini terhubung ke jaringan yang akan di NAT
  2. FastEthernet0 (f0/0) dengan IP 152.118.99.52. Interface ini terhubung ke internet.
Masuk ke mode privileged
config t

Pilih interface yang langsung terhubung dengan NAT, dan definisikan network pada jaringan ini sebagai network yang akan di NAT.
#int f1/0
#ip nat inside

Pilih interface yang langsung terhubung dengan internet, dan definisikan network ini sebagai network yang terhubung ke internet.
#int f0/0
#ip nat outside

Konfigurasikan access list untuk digunakan dalam proses NAT
access-list 2 permit 192.168.0.0 0.0.0.255

Konfigurasikan router agar me-NAT semua paket dari 192.168.0.0 ke 152.118.99.52
ip nat inside source list 10 interface f0/0 overload

Konfigurasi selesai. Cek apakah host pada jaringan 192.168.0.0 dapat terhubung ke internet. Cek juga konfigurasi NAT pada router dengan perintah
show ip nat translations *


Sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar